Pengantar [Pelajaran Dari Krisis Ukraina]

Assalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.

Pembaca yang budiman, konflik Rusia-Ukraina masih berlangsung. Memang tidak langsung berkaitan dengan nasib kaum Muslim secara umum. Namun demikian, tentu ada pelajaran berharga bagi kaum Muslim dari peristiwa tersebut. Pasalnya, Rusia tetaplah negara besar. Meski tidak lagi menjadi negara adidaya pesaing utama AS, Rusia tetap punya pengaruh, baik di kawasan, maupun terhadap konstelasi politik dunia, khususnya Eropa. Buktinya, saat Rusia membalas embargo AS atas tindakannya terhadap Ukraina, Eropa cukup kerepotan. Pasalnya, Eropa banyak bergantung pada gas Rusia.

Di sisi lain, tindakan Rusia yang tiba-tiba menyandarkan (mem-back-up) mata uangnya, Rubel, pada emas, tentu menarik. Pasalnya, ini akan cukup berpengaruh dalam jangka panjang terhadap dominasi mata uang Dollar AS maupun Euro Eropa. Back-up mata uang emas tentu kembali mengingatkan kita pada mata uang resmi yang digunakan Khilafah pada masa lalu selama berabad-abad. Karena itu tentu penting untuk kembali mengkaji ulang sejauh mana potensi kembalinya mata uang emas—juga perak—sebagai alat pembayaran utama dalam transaksi di dalam negeri dan terutama di luar negeri, tentu saat Khilafah kembali berdiri dalam waktu dekat. Insya Allah.

Pelajaran penting lainnya, jika Rusia saja diboikot oleh AS dan sejumlah negara lain saat mengancam kepentingan mereka, hal yang sama pasti bakal terjadi pada masa depan saat Khilafah kembali berdiri. Sebabnya, berdirinya kembali Khilafah tentu akan sangat ditakuti oleh AS dan Eropa karena akan dianggap sangat berbahaya. Baik dari sisi ideologi, politik maupun ekonomi Kapitalisme global. Pertanyaannya: Sanggupkah Khilafah nanti bertahan jika diboikot secara global? Sejauh mana daya tahan Khilafah, khususnya secara ekonomi, dalam menghadapi boikot global tersebut? Bagaimana langkah-langkah strategis yang mungkin ditempuh Khilafah agar bisa keluar dari krisis akibat boikot global yang sangat mungkin lebih keras daripada yang dialami Rusia saat ini?

Di seputar itulah tema utama al-waie kali ini. Selain tema menarik lain lainnya. Selamat membaca!

Wassalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.

 

0 Comments

Leave a Comment

two × three =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password