Umat Islam Tak Wajib Menjalankan Syariah?

Baru-baru ini muncul statemen Ade Armando yang menyatakan bahwa perintah shalat 5 waktu tidak ada di dalam al-Quran meski ia mengatakan tetap menjalankan shalat bahkan sejak kecil.

Tentu pernyataan demikian sangatlah berbahaya. Pernyataan ini memberikan konsekuensi hanya akan menerima syariah yang ada dalam al-Quran. Padahal praktik pelaksanaan isi al-Quran itu dicontohkan oleh Rasulullah Saw melalui hadis-hadisnya. Tidak mengakui otoritas al-Hadis sebagai sumber hukum Islam itu bertentangan dengan al-Quran

Di dalam QS Ali Imran ayat 31 ditegaskan bahwa jika kita mencintai Allah maka kita wajib mengikuti Rasul saw.

Jadi pola berpikir hanya berpegang dengan al-Quran akan menyebabkan terhapusnya ajaran Islam. Pasalnya perintah shalat, zakat, puasa, haji dan banyak hukum syariah lainnya tentu rincian ketentuannya ada di dalam Hadis Nabi saw.

Selain itu, banyak kalangan sering menjadikan fakta sebagai dasar hukum. Fakta digunakan untuk menghukumi hukum-hukum Islam. Bahkan ada yang berani menyatakan sebagian syariah itu bermasalah. Sebagai contoh di dalam al-Quraan ada sanksi potong tangan bagi pencuri, perintah memerangi kaum kafir yang tidak taat perintah Allah SWT dan lainnya. Menurut sebagian kalangan, hukum-hukum syariah tersebut tidak bisa dan tidak wajib lagi diterapkan dalam kondisi sekarang. Artinya, hal demikian sejalan dengan pernyataan bahwa umat Islam tidak wajib menjalankan syariah.

Padahal seharusnya yang dilakukan adalah mengubah fakta agar sesuai dengan hukum syariah. Tatkala saat ini belum bisa menerapkan hukum-hukum terkait politik pemerintahan, peradilan dan lainnya, hukumnya tetap wajib untuk dijalankan melalui institusi politik Islam yang disebut Khilafah. Artinya, bila hukum-hukum tersebut tidak bisa diterapkan maka menjadi kewajiban kaum Muslim untuk menegakkan institusi Khilafah.

Ada sebuah maqalah ulama yang menyatakan, “Tidak akan pernah bisa jadi baik keadaan umat ini kecuali dengan apa-apa yang menjadikan baik generasi awalnya.”

Karena itu, tatkala kondisi kehidupan saat ini tidak sesuai dengan tuntunan Islam, maka kita harus meneladani generasi awal umat ini, yakni masa Nabi Saw dan para Sahabatnya. Generasi mereka adalah generasi terbaik dalam memahami Islam dan penerapan hukum-hukumnya.

Dengan demikian kaum Muslim saat ini harus berjuang sungguh-sungguh agar kehidupan mereka didsarkan pada akidah Islam dan diatur oleh syariah Islam secara paripurna, sebagaimana generasi terdahulu. [Ainul Mizan ; (Peneliti LANSKAP)]

 

0 Comments

Leave a Comment

1 × two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password