Amerika Vs Cina, Dimana Posisi Dunia Islam? (Habis)

(Bagian 2-Habis)

Beberapa tahun terakhir ini, yang dominan pada potret terkait hubungan AS dan Cina adalah isu persaingan di kawasan Asia Pasifik. Faktanya, hubungan ketergantungan ekonomi antara kedua negara masih terus terjadi sampai saat ini. Data tahun 2020 menunjukkan bahwa Cina adalah target ekspor barang ketiga terbesar Amerika Serikat dengan nilai 124,5 miliar dolar, naik 16,9 persen dari tahun 2019. Bagi Cina, AS adalah supplier terbesar untuk kebutuhan barang-barang seperti mesin-mesin listrik, mesin mainan dan peralatan olahraga, furnitur dan tempat tidur, dan barang tekstil.1

Perusahaan-perusahaan AS melihat Cina adalah pasar yang besar dan menjanjikan. Di sisi lain, Cina butuh investasi asing besar-besaran dari negara-negara maju seperti Amerika Serikat.2

Di bidang pendidikan, pelajar Cina yang belajar di AS mencapai 370 ribu orang pada tahun 2019-2020, yaitu 34% dari seluruh jumlah pelajar asing di AS. Kerjasama penelitian antara kedua negara terus terjalin termasuk di era Covid-19.

 

Masa Depan Pertarungan AS – Cina

Dalam pertarungan antara AS dan Cina, tampak bahwa Cina berupaya merespon sikap AS secara defensif. Setiap serangan propaganda AS atau aksi-aksi provokasi AS untuk meningkatkan ketegangan, seperti pelatihan militer bersama, serangan terhadap isu HAM, perdagangan, dan yang lainnya tidak direspon secara konfrontatif oleh Cina. Cina selalu membela diri dan menyampaikan sikap terbuka dan kooperatifnya serta bersiap membawa segala masalah ke meja perundingan. Di sisi lain peningkatan kerjasama militer AS juga direspon oleh Cina sebagai bentuk provokasi yang mengganggu stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Dalam politik internasional, perubahan struktur politik adalah sesuatu hal yang wajar. Ada saatnya negara superpower yang dominan digantikan oleh negara superpower yang baru muncul. Jika melihat kondisi Cina saat ini dan dibandingkan dengan Amerika Serikat. Cina masih berada di langkah awal untuk menuju negara superpower global. Ini yang telah terbaca sehingga AS berupaya  untuk mengaborsi langkah Cina ini agar tidak sampai pada kondisi yang tidak bisa terbendung lagi.

Melihat sikap Amerika Serikat terhadap Cina dan kebijakan strategisnya di Indo-Pasifik untuk membendung Cina, ke depan AS akan terus mengobarkan persaingan. Targetnya sampai betul-betul Cina sudah sampai tahap yang tidak membahayakan kepentingan AS baik di kawasan maupun global. AS akan terus menggunakan isu HAM, laut Cina Selatan sebagai bagian dari narasi politik untuk menghantam Cina. AS juga akan terus memperkuat kerjasama militer bersama Jepang, Korea Selatan, Australia dan India dan kerjasama AUKUS untuk menekan Cina.

Meskipun demikian, saling ketergantungan antara kedua negara juga akan membuat persaingan antara kedua negara juga sulit mencapai tahap yang lebih keras seperti di era Perang Dunia atau Perang Dingin. Karena itu kedua belah pihak akan selalu mencari jalan untuk bernegosiasi satu sama lain.3

 

Posisi Umat Islam

Konteks persaingan antara Cina dan AS dalam lingkup yang besar adalah persaingan dalam peradaban sekuler kapitalisme. Artinya, persaingan yang terjadi antara kedua negara ini tidak memiliki kontribusi besar terhadap umat manusia bahkan berpotensi mengorbankan banyak nyawa. Sama halnya dengan konflik-konflik yang terjadi selama ini dalam sistem kapitalisme sejak abad-abad yang lalu sampai sekarang.

Cina dan AS sekarang juga punya masalah internal yang banyak dan berpotensi besar menghancurkan negara ini dari dalam;  kesenjangan sosial yang tinggi di masyarakat, tingkat kelahiran bayi yang rendah, kerusakan moral, kriminalitas, pengangguran, polusi udara,  dsb.

Dalam laporan Edelman Trust Barometer (2020) terkait respon masyarakat dunia terhadap kapitalisme dengan jumlah 34.000 orang dari 28 negara disimpulkan bahwa 56% masyarakat setuju bahwa kapitalisme lebih banyak merusak daripada menciptakan kebaikan di bumi.4

Pandangan terhadap demokrasi juga sama, Pew Research Center (2019) melaporkan hasil penelitian dari 27 negara dengan lebih 30 ribu responden menunjukkan bahwa 51 persen tidak puas terhadap demokrasi, 60% Pemilu tidak menghasilkan perubahan, 54% para politisi yang cenderung korup. Sikap masyarakat ini dianggap menjadi bagian dari penyebab menurunnya kualitas demokrasi negara-negara secara global.5

Di sisi lain di Dunia Islam, aspirasi terhadap pentingnya penerapan syariah Islam semakin meningkat. Hal itu bisa dilihat dari meningkatnya peran gerakan-gerakan Islam dalam politik di berbagai negara Muslim. Survei-survei juga menunjukkan di berbagai negeri Islam telah terjadi peningkatan kesadaran bersyariah di antara kaum Muslim. Fakta paling mutakhir adalah runtuhnya rezim sekuler Afganistan yang ditopang oleh AS dan kembalinya Taliban sebagai penguasa. Salah satu faktor penyebabnya adalah Muslim Afganistan lebih rela diatur dengan Islam daripada dengan aturan-aturan yang tidak berasal dari hukum-hukum Allah SWT.

Dalam menghadapi persaingan antara Cina dan Amerika Serikat, umat Islam tidak boleh terjebak pada pilihan salah satu yang terbaik, kemudian memihak salah satu di antara mereka. Sebabnya, dua-duanya adalah bagian dari masalah peradaban sekuler yang ada hari ini. Saatnya kaum Muslim memiliki agenda sendiri yang berakar dari ajaran – ajaran Islam yang luhur dan telah menjadi faktor penentu kecemerlangan peradaban Islam selama 14 abad lamanya. [Hasbi Aswar; Pengamat Politik Internasional]

 

Daftar Pustaka:

‘A “New Cold War”?: How the US-China Trade Dispute Is Deepening’. Accessed 22 January 2022. https://www.aljazeera.com/economy/2020/6/29/a-new-cold-war-how-the-us-china-trade-dispute-is-deepening.

‘Blinken Slams “Aggressive” China; Vows Stronger Indo-Pacific Ties’. Accessed 22 January 2022. https://www.aljazeera.com/news/2021/12/14/blinken-vows-stronger-defence-economic-alliances-in-indo-pacific.

Department of Defence Ministers. ‘Australia Joins Exercise MALABAR 2020’. Australian Government Department of Defence, 2020. https://www.minister.defence.gov.au/minister/lreynolds/media-releases/australia-joins-exercise-malabar-2020#:~:text=Australia has joined key regional of regional peace and security.

Harb, Ali. ‘US Military Spending Grows as Policy Shifts to “Prioritise China”.’ Accessed 22 January 2022. https://www.aljazeera.com/news/2021/12/16/us-military-spending-grows-as-policy-shifts-to-prioritise-china.

Hass, Ryan. ‘The “New Normal” in US-China Relations: Hardening Competition and Deep Interdependence.’ Brookings (blog), 12 August 2021. https://www.brookings.edu/blog/order-from-chaos/2021/08/12/the-new-normal-in-us-china-relations-hardening-competition-and-deep-interdependence/.

He, Kai, and Li Mingjiang. ‘Four Reasons Why the Indo-Pacific Matters in 2020 | OUPblog’, 2020. https://blog.oup.com/2020/02/four-reasons-why-the-indo-pacific-matters-in-2020/.

Jennings, Ralph. ‘China’s Economy Could Overtake US Economy by 2030’. VOA, 4 January 2022. https://www.voanews.com/a/chinas-economy-could-overtake-us-economy-by-2030/6380892.html.

John, Mark. ‘Capitalism Seen Doing “more Harm than Good” in Global Survey.’ Reuters, 20 January 2020, sec. Business News. https://www.reuters.com/article/us-davos-meeting-trust-idUSKBN1ZJ0CW.

Lin, Bonny, Michael Chase, Jonah Blank, Cortez Cooper, Derek Grossman, Scott Harold, Jennifer Moroney, et al. Regional Responses to U.S.-China Competition in the Indo-Pacific: Study Overview and Conclusions. Regional Responses to U.S.-China Competition in the Indo-Pacific: Study Overview and Conclusions, 2020. https://doi.org/10.7249/rr4412.

O’Rourke, Ronald. ‘U.S.-China Strategic Competition in South and East China Seas: Background and Issues for Congress (Updated)’. In Current Developments in the U.S.-China Relationship, 121–288, 2021.

Ott, Marvin. ‘The South China Sea in Strategic Terms,’ 2019. https://www.wilsoncenter.org/blog-post/the-south-china-sea-strategic-terms.

Paskal, Cleo. ‘Indo-Pacific Strategies, Perceptions and The View from Seven Countries.’ Energy, Environment, and Resources Programme and Asia-Pacific Programme, no. March (2021): 53.

Council on Foreign Relations. ‘Timeline: U.S. Relations With China 1949–2021’. Accessed 22 January 2022. https://www.cfr.org/timeline/us-relations-china.

United States Trade Representative. ‘The People’s Republic of China: U.S.-China Trade Facts.’ United States Trade Representative. Accessed 22 January 2022. http://ustr.gov/countries-regions/china-mongolia-taiwan/peoples-republic-china.

USAID. ‘USAID Showcases More Than $286 Million in Planned Programs and Initiatives to Boost Economic Growth in the Indo-Pacific’, 2021. https://www.usaid.gov/news-information/press-releases/oct-28-2021-usaid-showcases-more-286-million-planned-programs-and-initiatives.

———. ‘USAID’s Role in Advancing the U.S. Vision for a Free and Open Indo-Pacific | U.S. Agency for International Development, 2019. https://www.usaid.gov/indo-pacific-vision/econ/shared-prosperity-2019.

 

Catatan Kaki:

1 United States Trade Representative, ‘The People’s Republic of China: U.S.-China Trade Facts’, United States Trade Representative, accessed 22 January 2022, http://ustr.gov/countries-regions/china-mongolia-taiwan/peoples-republic-china.

2 ‘A “New Cold War”?: How the US-China Trade Dispute Is Deepening’, accessed 22 January 2022, https://www.aljazeera.com/economy/2020/6/29/a-new-cold-war-how-the-us-china-trade-dispute-is-deepening.

3 Ryan Hass, ‘The “New Normal” in US-China Relations: Hardening Competition and Deep Interdependence’, Brookings (blog), 12 August 2021, https://www.brookings.edu/blog/order-from-chaos/2021/08/12/the-new-normal-in-us-china-relations-hardening-competition-and-deep-interdependence/.

4 Mark John, ‘Capitalism Seen Doing “more Harm than Good” in Global Survey’, Reuters, 20 January 2020, sec. Business News, https://www.reuters.com/article/us-davos-meeting-trust-idUSKBN1ZJ0CW.

5 Wike Richard, Silver Laura, and Castillo Alexander, “Many People Around the World Are Unhappy With How Democracy Is Working | Pew Research Center,” April 29, 2019, https://www.pewresearch.org/global/2019/04/29/many-across-the-globe-are-dissatisfied-with-how-democracy-is-working/.

 

 

 

 

0 Comments

Leave a Comment

5 × 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password