Kemenangan Pasti Datang!

Dalam kitab Al-Yatimah, Ibn Al-Muqaffa’ mengatakan: “Sabar itu ada dua jenis: Kejahatan yang menimpa fisik dan kedermawanan yang menimpa jiwa. Bukanlah kesabaran jika orang dipuji sebagai seorang yang fisiknya kuat berusaha dan bekerja keras, karena ini termasuk sifat keledai. Namun, kesabaran itu bagi orang yang mampu mengendalikan diri, mampu memikul setiap urusan, serta tabah memelihara dan menjaga semuanya.” (Adab ad-Dunya wa ad-Din – Karya Al-Mawardi).

Wahai kaum Muslim, para pejuang di seluruh penjuru bumi Allah yang mulia, sesungguhnya kami telah menyaksikan betapa semangat perjuangan Anda telah mengguncangkan para penguasa zalim beserta semua kaki tangan mereka di seluruh dunia. Betapun kebiadaban, kebrutalan dan berbagai tindakan keji mereka lakukan untuk yang mengadang perjuangan Anda, keteguhan hati Anda jauh lebih kokoh. Seruan kebenaran yang Anda teriakan di depan sistem zalim dan kejam itu  jauh lebih tinggi nilainya.

Begitu juga tekad Anda untuk menolak pemerintahan diktator dan Anda menegakkan syariah Allah jauh lebih kuat. Janganlah Anda ragu melawan kekutan-kekuatan zalim lainnya. Bertawakalah kepada Allah SWT semata.  Janganlah Anda takut terhadap celaan para pencela dalam menyerukan kebenaran. Ingatlah bahwa Rasulullah saw. telah menjadikan seruan kebenaran (kalimatul haq) sebagai jihad yang paling utama, Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baiknya jihad adalah seruan kebenaran kepada penguasa zalim.”

Rasulullah s.aw juga telah menjadikan siapa saja yang  gugur dalam menyerukan kebenaran sebagai pemimpin para syuhada. Rasulullah saw. bersabda: “Pemimpin para syuhada adalah Hamzah bin Abdul Muthalib dan seseorang yang berdiri di depan penguasa bengis, kemudian ia diperintah dan dilarang, lalu dibunuh.”

Buanglah segala bentuk perpecahan seraya berpegang teguh hanya kepada tali Allah SWT yang kokoh. Tentu dengan mengadopsi visi dan tujuan politik jelas yakni tegaknya Islam. Dengan itu Anda dan umat benar-benar menjadi pelindung segala konspirasi yang dirancang Barat dan antek-anteknya untuk mengaborsi dan mengalihkan jalannya perubahan.

Pada saat itulah, kekuatan apapun di bumi ini tak akan  bisa membendung keinginan umat untuk membangun masa depannya sendiri.  Itulah masa depan yang corak dan bentuknya ditentukan oleh Islam dan sistemnya dibuat oleh Pencipta alam semesta, manusia dan kehidupan. [Mahfud Abdullah; (Direktur Indonesia Change)]

 

 

0 Comments

Leave a Comment

9 + fourteen =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password