HT Pakistan Serukan untuk Melawan Penjajahan India di Kashmir

Terkait pencabutan otonomi daerah Kashmir di India oleh rezim Narendra Modi, Hizbut Tahrir Pakistan menyeru Muslim Pakistan untuk melawan. “Biarkan singa pasukan Pakistan mematahkan cengkeraman Modi yang rapuh atas tanah murni Muslim Kashmir, mengibarkan Bendera Khilafah di atas Srinagar!” tulis rilis Hizbut Tahrir Pakistan yang dimuat mediaumat.news, Senin (19/8/2019).

Rilis tersebut mengingatkan, seperti entitas Yahudi di Barat, Negara Hindu melakukan langkah-langkah untuk memperkuat cengkeramannya atas apa yang bukan haknya. Tanah suci Muslim Kashmir telah dibanjiri darah syuhada selama beberapa dekade.

Pada tanggal 5 Agustus 2019, Negara Hindu mencabut otonomi khusus Kashmir melalui keputusan pemimpin India yang terburu-buru. Mereka lalu mengerahkan pasukan tambahan, memblokade komunikasi lokal, menargetkan daerah-daerah perlawanan Muslim Kashmir, dan membuka pintu untuk pemukiman Hindu, melalui pencabutan Pasal 35-A dan 370 negara di Konstitusi India.

Dengan demikian, di bawah pengawasan ketat dan dekat dari kekuatan penjajah Barat, Negara Hindu secara aktif mengubah realitas dasar di pendudukan Kashmir, untuk mengamankan dominasi Hindu dengan mengikuti taktik rendah entitas Yahudi di Palestina.

“Sungguh, Negara Hindu telah mengonfirmasi bahwa kelicikan dan tipudaya yang mengalir dalam nadi elit penguasa musyrik Hindu, terutama dalam permusuhannya dengan Muslim,” pungkas rilis tersebut seraya mengutip al-Quran Surah al-Maidah ayat 82 (yang artinya): Sesungguhnya kalian mendapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap kaum beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” [Joko Prasetyo dari berbagai sumber]

 

 

 

 

0 Comments

Leave a Comment

five × five =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password